Curi Sapi di Lumajang, Polisi Tangkap 6 Orang dan 5 Diantaranya Ditembak Kaki

Curi Sapi di Lumajang, Polisi Tangkap 6 Orang dan 5 Diantaranya Ditembak Kaki – Enam pencuri sapi di Lumajang dibekuk polisi. Lima salah satunya dapatkan hadiah timah panas dari polisi yg menangkapnya.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dengan Bergabung Bersama Kami, Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Kontak Yang Tersedia Atau Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Klaim Bonus Anda

Team Cobra Polres Lumajang membekuk enam pemeran pencurian sapi yg sangatlah mencurigakan warga. Mereka ialah Husnan Fauzi (35), Orep (58), Tinggal (49), Busiri (35) serta Andri ( 25 tahun ), masyarakat Kecamatan Pasirian.

Polisi terpaksa sekali menghadiahi timah panas dibagian kaki lima pemeran itu berkat menantang waktu diamankan. Sesaat satu pemeran yang lain ialah Amiri ( 25 tahun ) masyarakat desa Kaliwungu, Kecamatan Tempeh.

Info Bonus : 5% Bonus Setiap Deposit Seterusnya, 5 % Bonus Cashback, Bonus Rollingan 0,7%, Bonus Ajak Teman 5% Dan Deposit Hanya 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Penangkapan ke enam pemeran itu bermula dari laporan kehilangan tiga ekor sapi punya Sukir (50), masyarakat Desa Bades kecamatan Pasirian, Lumajang. Team Cobra lalu kerjakan pengumpulan bukti-bukti serta sukses membekuk ke enam pemeran di tempat tinggalnya semasing.

Polisi sekarang tetap mengincar tiga pemeran berbeda yg udah didapati identitasnya. “Alhamdulilah kita udah tangkap enam orang pemeran yg ikut serta dalam perbuatan pencurian tiga ekor sapi di Desa Bades Pasirian. Akan tetapi tetap tersisa tiga orang yg tetap diincar oleh Team Cobra Polres Lumajang,” kata Kapolres Lumajang AKBP Muhamamd Arsal Sahban, Selasa (9/4/2019).

Dari tangan pemeran polisi mengamankan tanda bukti tiga ekor sapi hasil curian. Banyak pemeran dapat dijaring Masalah 363 KUHP terkait pidana pencurian dengan pemberatan dengan ultimatum pidana penjara sangat lama 9 tahun.

“Lima dari enam pemeran yg tertangkap terpaksa sekali kami tembak lantaran tak menghiraukan perintah petugas hingga bisa membahayakan nyawa petugas atau warga yang lain,” tuturnya.

Agen Judi Bola