Dilarang Menikah Aturan Baru SMPN 7 Surakarta

Dilarang Menikah Aturan Baru SMPN 7 Surakarta – Orangtua siswa baru SMPN 7 Surakarta pernah ramai waktu kerjakan daftar lagi. Lantaran orangtua harus tanda tangani surat pengakuan yang satu diantara didalamnya merupakan siswa dilarang menikah sepanjang meniti pendidikan.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dengan Bergabung Bersama Kami, Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Kontak Yang Tersedia Atau Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Klaim Bonus Anda

Ketentuan itu dirasakan tak lumrah berubah menjadi ketentuan masuk SMP. Walau, sesungguhnya orangtua murid sepakat bila anaknya tak menikah pada umur SMP.

Ketentuan itu tercatat dalam lembar surat pengakuan pada ketentuan nomer tiga. Didalamnya merupakan ‘sanggup mentaati serta taati aktivitas sepanjang Saat Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Realisasi Wiyata Mandala, OSIS serta Tata Tertata Sekolah dan tak menikah sepanjang ikuti pendidikan di SMP Negeri 7 Surakarta’.

Info Bonus : 5% Bonus Setiap Deposit Seterusnya, 5 % Bonus Cashback, Bonus Rollingan 0,7%, Bonus Ajak Teman 5% Dan Deposit Hanya 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Ketentuan didukung dengan ketentuan nomer lima, ialah ‘Apabila saya tak mentaati ketentuan serta peraturan yang diputuskan oleh sekolah, saya bisa terima sangsi dari sekolah’.

Kepala SMPN 7 Surakarta, Siti Latifah, membetulkan terdapatnya klausul itu. Tapi ia menolak jika ketentuan itu dibikin olehnya.

“Benar memang benar ada klausul itu. Namun itu dibikin sejak mulai saya belum berubah menjadi Kepala SMPN 7 Surakarta,” kata Siti, Rabu (10/7/2019).

Tapi ia mengaku jika dianya sendiri tak mengecheck lebih dahulu terdapatnya klausul itu. Sampai surat pengakuan sudah terburu tersebar serta diisi oleh orangtua murid.

“Memang saya tak mengecheck langsung, jadi terburu keluar,” papar ia.

Tapi Siti pastikan sudah mencoret klausul itu. Ia lantas menilainya ketentuan itu tak mempunyai basic yang sama dengan ketentuan di atasnya.

“Udah kami anulir syarat-syarat dilarang menikah itu. Orangtua murid juga kami kasih wawasan. Ketentuan sesuai itu tidak juga ada sangkutannya dengan ketentuan di atasnya,” ujarnya.

Selain itu, Kabid SMP Dinas Pendidikan Surakarta, Bambang Wahyono, menuturkan ketentuan itu tak bersumber dari dinas. Tapi ia minta orang tak perlu mengulas ketentuan itu.

“Memang tak ada ketentuan dari dinas yang mengontrol itu. Namun kami tak mempersoalkan ketentuan itu, lantaran tiap-tiap sekolah mempunyai ketetapan sendiri,” pungkasnya.

Agen Judi Bola