Home / Berita Umum / Ekosistem Tak Seimbang Akibatkan Pupolasi Ulat Bulu Meledak

Ekosistem Tak Seimbang Akibatkan Pupolasi Ulat Bulu Meledak

Ekosistem Tak Seimbang Akibatkan Pupolasi Ulat Bulu Meledak – Populasi ulat bulu ‘meledak’ di Pasuruan. Minimal tiga desa terserang hama ini. Ulat menyerang pohon, rumah, sekolah sampai rumah beribadah.

Dapatkan Bonus Yang Melimpah Dengan Bergabung Bersama Kami, Silahkan Hubungi CS Kami Melalui Kontak Yang Tersedia Atau Silahkan Langsung Klik Disini Untuk Klaim Bonus Anda

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, M Ichwan, menyebutkan ulat bulu yang menyerang Desa Capang, Gajahrejo serta Palanngsari di Kecamatan Purwodadi, dalam definisi tidak lumrah.

“Sudah pernah dahulu peristiwa di lokasi Timur, kalaupun gak salah di Lekok, tapi tidak berjalan lama serta jumlah lumrah,” kata Ichwan kala dilakukan konfirmasi, Rabu (26/6/2019).

Info Bonus : 5% Bonus Setiap Deposit Seterusnya, 5 % Bonus Cashback, Bonus Rollingan 0,7%, Bonus Ajak Teman 5% Dan Deposit Hanya 50 Ribu

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

Ichwan mengemukakan, kecuali berlangsung sebab perubahan musim, ulat bulu tampak dalam jumlahnya besar gara-gara jadi tidak seimbang ekosistem. “Jadi mereka migrasi dari habitatnya yang tidak wajar ke tempat semakin nyaman,” terangnya.

Staf Sektor Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan, Rudi Hartono mengimbuhkan jumlahnya ulat bulu yang banyak sekali sebab pemangsa alami mereka hilang atau jauh menyusut. Pemangsa alami itu salah satunya burung serta rangrang.

“Peristiwa ini pula membuktikan pemangsa alami udah hilang. Di seputar sini udah jarang-jarang ditemui burung, sebab mungkin diincar atau berubah tempat. Semut rangrang pula mestinya jadi predator ulat,” terangnya.

Hal seirama diekspos Misbahul Khoir, staf di Sisi Pengontrol Hama. “Populasi ulat bulu meledak sebab hal cuaca serta bahan pangan yang melimpah di sini. Ulat bulu yang berada di desa ini termasuk juga serangga netral. Tetapi sebab jumlah banyak, menganggu penduduk. Jadi mesti dihilangkan,” kata Misbahul Khoir.

Dinas Pertanian dibantu penduduk serta aparat desa semenjak tiga hari udah melaksanakan penyemprotan untuk menghancurkan ulat bulu. Ini hari juga dijalankan pembasmian. Pembasmian akan dijalankan sampai selesai.

Ulat bulu menyerang pemukiman penduduk di Dusun Semambung, Desa Capang, Kecamatan Purwodadi, semenjak hari raya Idul Fitri kemarin. Kecuali di Desa Capang, ulat bulu ada juga di Desa Gajahrejo serta Palangsari, tapi jumlah tidak relevan.

Kecuali melekat di pohon, ulat pula ada di pagar, tembok, kritis bahkan juga masuk ke rumah. Ulat pula menyerang salah satunya sekolah serta tempat beribadah.

About penulis77